Waspada! Limapuluh Kota Positif Covid 19 Naik Jadi 8 Kasus. Ego Petinggi Limapuluh Kota Mencair ?

Hits: 138

Limapuluh Kota.koraninvestigasi- Miss komunikasi antara Bupati Limapuluh Kota Versus Wabup, Ferizal Ridwan dan Ketua DPRD, Deni Asra, berselang tiga hari lalu, agaknya mencair.

Pasalnya, terekam dari diumumkan Jumlah positif corona di Limapuluh Kota naik jadi 8 kasus, per Kamis (14/05/2020). membuat ego tiga penguasa Luak Bungsu tersebut terlihat mencair.

Seperti dikutip inikata.id, “Wabup Limapuluh Kota Ferizal Ridwan mengaku, sudah melapor ke Ketua Gugus Tugas Limapuluh Kota Irfendi Arbi.

Sementara, Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra bersama jajaran telah agendakan pemanggilan terhadap bupati selaku Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid 19, guna dimintakan tanggapan serta solusi bersama jalan keluar bebaskan masyarakat dari kepanikan serta rasa takut merebaknya wabah virus corona disease 2019 di seantero jagad ini.

“Saran kami, harusnya Ketua Gugus segera rapat dengan seluruh Forkompimda dan membuat rencana aksi dan mitigasi. Kita harus segera lakukan tracking dan tracing,” sebut Ferizal.

Juru bicara Satgas Covid 19 Sumatera Barat, Jasman Rizal, dalam siaran persnya sebutkan, ” Di Sumbar, positif corona menjadi 371 orang. “Ada dua tambahan kasus di Limapuluh Kota,”

Kedua tambahan kasus hari ini di Limapuluh Kota, merupakan hasil sweb dari bahan yang dikirim sebelumnya.

Sementara, Dr. dr. Andani Eka Putra, MSC, Kepala Labor Biomedika RS Unand,  semakin banyak didapat hasil positif oleh Swab, artinya semakin berhasil melakukan antisipasi.

“Intinya adalah, perbanyak swab, agar memudahkan dalam penanganan covid-19,” sebut dr Andani, seperti yang disampaikan Jasman Rizal.

Disebut Andani, hasil ini memberikan dua indikasi. Yakni pemutusan rantai telah berjalan sesuai alur, yg ditandai dengan banyaknya ODP dan OTG positif.

Kemudian, penyebaran virus cukup cepat di populasi. “Dimana-mana untuk tracing dilakukan kepada orang yang pernah kintak dg pasien, minimal seminggu sebelumnya,” jelas dia.

Jika ada 1 orang positif, diharapkan minimal 100 orang di swab. “Haeus segera dilakukan swab sebanyak-banyaknya,” demikian dr Andani. ( eb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *