Suhaidi : Untuk Jalur Lebaran, Jalan Nasional Harus Rapi, Tidak Berlubang

Hits: 76

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III dalam menyambut lebaran bergerak cepat melakukan monitoring pekerjaan dan kesiapan jalur lebaran. Ini sesuai instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk jalur lebaran jalan nasional harus rapih dan tidak berlubang.

PADANG, INVESTIGASI_Monitoring pekerjaan dan kesiapan jalur lebaran, Jumat (9/5) didampingi Bupati Painan, Hendrajoni, General Superintendent PT multikon Bayu, Konsultan Supervisi Heru, Chiep Inspector Khasnora

Termasuk juga Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 2 Sumbar, Elsa Putra Friandi, ST, MSc, Eng , PPK 2.4 Zulkarnaen ST. MT dan PPK 2.3 Suaidi, ST.MT. Monitoring ini, membuktikan keseriusan BPJN untuk mengantipasi lebaran agar berjalan lancar, tak terkendala dengan pekerjaan yang sedang berjalan.

Menurut PPK 2.3, PJN Wilayah 2 Sumbar, Suaidi ST, MT monitoring dilakukan pada Jalan Nasional Padang-Painan, Tapan -Solok Selatan, Dharmasraya dan Solok-Padang.” Monitoring pekerjaan dan kesiapan jalur lebaran ini, juga menyangkut percepatan pekerjaan dalam pelaksanaanya selalu berdasarkan dana, waktu dan mutu,” kata Suaidi via WA nya.

Suaidi, PPK baru di PJN Wilayah 2, namun cepat beradaptasi dilapangan dan rekan kerja, juga mengatakan, monitoring ini sesuai dengan instruksi Menteri PUPR. Disebutkan, untuk jalur lebaran jalan nasional harus rapi, tidak ada lubang.”Disamping itu, rumput di bahu jalan tidak boleh lebih dari 10 cm,” katanya.

Suaidi yang mudah dekat dengan kalangan media, menambahkan, sesuai instruksi juga dilakukan pengecatan jembatan dan trotoar, pemasangan marka kuning dan saluran bersih.”Dalam keadaan pandemi Corono Covied 19 untuk membantu masyarakat setempat, semua pekerjaan padat karya dan disetiap paket kegiatan di laksanakan posko pencegahan covied 19,” imbuhnya.

Ini bertujuan, lanjutnya, agar terkontrol pekerja dan masyarakat sekitar bisa terhindar dari wabah covid19 dengan perkiraan pelaksanaan sampai aguatus 2020.”Bantuan dan partisipasi masyarakat juga dibutuhkan dalam menjalankan instruksi Menteri PUPR. Begitu juga rekanan, bisa bekerja profesional, sehingga harapan kita, jalan nasional bersih, rapi dan berlubang jelang lebaran ini bisa terwujud,” katanya berharap. Nv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *