Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur Semester II tahun 2016

Hits: 60

Pasuruan, Investigasi – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Inspektorat telah terus menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Timur semester II tahun 2016.

Rakor tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna Pemkab Pasuruan, dan diawali oleh Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayuda, Sekda Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji, Inspektur Kabupaten Pasuruan, Dwitono Minahanto, serta ratusan peserta rakor yang terdiri dari SKPD Kabupaten Pasuruan, Kepala UPT Dispendik, Dinas Kesehatan Puskesmas dan kecamatan.

Inspektur Kabupaten Pasuruan Dwitono Minahanto, menjelaskan, tujuan rakor tersebut tak lain untuk mendukung percepatan penyelesaian atas rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur Semester II tahun 2016, atas beberapa temuan yang masih ada hingga kini. Dengan total ada 35 temuan yang harus segera ditindaklanjuti oleh para SKPD hingga kecamatan dan UPTD.

“Kami gelar rakor ini untuk menyamakan persepsi dalam hal menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK beberapa waktu yang lalu, khususnya beberapa temuan yang masih ada, meskipun itu temuan kecil atau temuan besar, diantaranya pelaksanaan belanja modal yang masih belum sesuai dengan nilai kontrak, dan temuan yang lainnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, sebelum adanya pemeriksaan dari Badan Pemeriksaan Keuangan  (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Inspektorat Kabupaten Pasuruan telah beberapa kali melakukan pemeriksaan terhadap 203 objek yang meliputi 8 badan, 18 dinas, 3 kantor, sekretariat DPRD, RSUD Bangil, 9 bagian sekda, 24 kecamatan, 33 UPTD Dinas Kesehatan, dan 82 sekolah (SMP, SMK dan SMA).

“Dari hasil pemeriksaan, kita evaluasi untuk beberapa SKPD yang masih belum tepat dalam mengelola administrasi keuangan, mulai dari perencanaan hingga belanja barang dan lain sebagainya. Setelah kita evaluasi, diharapkan ada perubahan ke arah positif,

Dengan terjadinya yang telah dilakukan oleh Pemerintahan Kabupaten Pasuruan, kami berharap agar Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, segera mengambil tindakan secara tegas dan memberi contoh pada yang lainnya, jangan tutup mata tutup telinga, sebab hal ini menyangkut martabat orang banyak dan orang fakir miskin. (Pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *