Menyorot Gedung Ilegal di Katiet, Mentawai

Hits: 113

MENTAWAI, INVESTIGASI_Oknum pengusaha dari Jepang berani mendirikan gedung bangungan di daerah wisata katiet Desa bosua tanpa ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terlihat sebuah gedung megah berlantai III, di atas bukit katiet muara bosua kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai,

Sahad Perdamaian, ST . Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPM.PTSP) Kabupaten Kepulauan mentawai, membenarkan hal itu kepada awak media ini, sewaktu berbincang – bicang dalam ruangan tempat kerjanya di Km. 5 Tuapejat Kecamatan Sipora Utara, bahwa informasi gedung tersebut milik orang jepang di percayakan kepada warga negara indonesia yang bermarga Simamora suku batak dari sumatera utara, pernah mereka datang memberikan informasi secara lisan dan kita perintahkan mereka agar segera mengurus surat Izin sesuai Undang -undang dang Perda Mentawai yang beraku.

Pernah datang Ucok simamora saudara pengelolah gedung tersebut untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di wilayah parawisata Katiet desa bosua, tetapi baru sebatas lisan menyampaikan kepada saya sahut sahat perdamaian,

Sahad Peedamaian ST, Terkejut melihat foto gedung tersebut dipelihatkan oleh awak media fakta hukum dan langsung menelpon ucok simamora yang sudah pernah datang di kantornya memberikan informasi pembanguna gedung megah tersebut yg terletak di Gunung Katiet desa bosua,

Kalau tidak diurus IMB, Gedung tersebut bisa di perintahkan Tim pengawal Peraturan Daerah utk di bongkar kalau tidak ada Izin-izin sesuai atura yang berlaku dari Lingkungan Hidup, dan Pertanahan, ada beberara Hom stay yangg tidak bisa di perpanjang lagi Izin di daerah kepUlauan mentawai dan harus segera di tertipkan Kata pejabat mentawai yang tidak mau di tulis namanya di media ini

Ucok Simamora waktu media ini mengkonfirmasikan gedung bangunan tersebut dia menolak berkomentar bahwa memang saudaranya adiknya yang mengurus gedung tersebut di Katiet Desa bosua, kepercayaan orang asing dari jepang. Delau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *