Kok, Pencitraan di Proyek APBN

Hits: 140

Oleh : Alwisray
Pengamat Jembatan Siti Nurbaya

Perang Pilgub 2020 sudah mulai. Ada yang terang terangan menyatakan, ada yang belum mendapat dukungan ada juga yang masih malu malu untuk menyatakan maju pada Pilgub 2020

Bahkan, ada juga Calon tebar pesona di baliho dan tebar pesona melalui dakwah. Berbagai trik dilakukan untuk menguatkan elekbilitas dan popularitas.

Perang baliho dan perang timses di WA group makin menghangatkan suasana jelang Pilgub. Mereka saling mempromosikan keberhasilan calonnya. Membela saat calonnya dikritisi.
Adegan yang menarik diikuti jelang Pilgub ditabuh.

Menariknya, perang slogan, perang baliho, perang kalender menambah maraknya cerita Pilgub ini.
Sukses dan keberhasilan selama ini dijual untuk menarik simpati masyarakat.

Tapi ada juga menjual karya orang lain dan selfi disana, seakan mengatakan kepada masyarakat, ini juga berkat lakek tangannya.
Lihat saja, baliho besar salah satu calon. Disamping memamerkan wajahnya, juga memamerkan kinerjanya selama ini. Terutama pembangunan infrastruktur.

Menariknya, pembangunan infrastruktur pada baliho itu, terkesan menumpang tenar, meski itu menggunakan dana pokir anggota DPR RI dan berasal dari dana APBN, bukan APBD.

Contohnya, memamerkan pembangunan infrastruktur Batang Arau yang berasal dari dana APBN dan pokir Alek Indra Lukman. Proyek kawasan kumuh perkotaan Dirjen Cipta Karya, merubah wajah Batang Arau menjadi kawasan, seakan berkat kinerjanya.

Termasuk juga pembangunan dua jalur, empat lajur by pass, juga tertampang pada baliho besar itu.
Padahal, proyek by pass tahap 2 bantuan Korea sebesar Rp600 miliyar, dibawah tanggungjawab Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR. Kok, seakan dijadikan berkat lakek tangannya.

Masyarakat tak bodoh dan tak bisa dibodohi. Mana pembangunan infrastruktur menggunakan dana APBD dan APBN. Jangan dustai masyarakat dengan menampilkan pokir orang.
Wassalam

Penulis jalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *