Goresan Tinta Sang Jurnalis

Hits: 3

Oleh: Muhammad Martanus

Disaat orang lain mengeluh terkait dampak dari covid-19, kami lebih memilih diam dan tetap berupaya fokus menjalankan aktivitas seperti biasa. Padahal tanpa disadari oleh orang lain bahwa nyawa kami pun menjadi taruhannya.

Dalam situasi seperti ini pun kami tetap dituntut untuk profesional. Menuliskan dan menceritakan hal-hal indah yang dilakukan oleh sang penguasa terhadap masyarakatnya. Terkadang cerita indah tersebut hanyalah karangan semata, yang disetting sedemikian rupa, dengan tujuan agar sang penguasa bisa terlihat bak super Hero, seperti halnya dalam cerita komik anak-anak.

Itulah nasib kami (wartawan,red) yang hingga saat ini tidak begitu diperdulikan. Padahal, kami tidak pernah menuntut atau berharap akan bantuan-bantuan sembako yang saat ini menjadi andalan sang penguasa untuk memperoleh pencitraan.

Disini kami tidak ingin terlalu jauh membicarakan terkait keikhlasan ataupun sekedar pencitraan sang penguasa.

Saat ini kami hanya menyampaikan keluhan bahwa sampai hari ini belum ada satupun tagihan Iklan maupun publikasi kami yang dibayarkan.

Apakah wabah covid-19 ini juga secara perlahan akan membunuh para wartawan.

Wallahu a’lam…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *