Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Yang Tidak Transparan Dalam Pengelolaan Anggaran

Hits: 44

Surabaya, Investigasi-Pada Kekurangan volume sebesar Rp 276.057.602,54 pada pekerjaan bangunan gedung serta denda keterlambatan belum dikenakan atas pengadaan pakan ternak sapi perah sebesar Rp 67.364.352,00.

Penjelasan Berdasarkan hasil pemeriksaan atas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pada BPTP Jawa Tengah, Setjen Kementan dan Dinas Peternakan Provinsi Jatim diketahui terdapat kekurangan volume sebesar Rp 276.057.602,54 dan denda keterlambatan belum dikenakan atas pengadaan pakan ternak sapi perah sebesar Rp 67.364.352,00.

Pengadaan pakan ternak di Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 1.946.693.500,00 belum memenuhi persyaratan mengenai pendaftaran pakan Penjelasan Hasil pemeriksaan menunjukkan hal-hal sebagai berikut:
Produk pakan yang disalurkan sebagai output dari pengadaan pakan untuk masing-masing pengadaan tersebut tidak didukung oleh informasi/ keterangan mengenai nomor pendaftaran pakan untuk masing-masing produk dan produsen yang mengedarkan nya.
Spesifikasi teknis yang disusun oleh PPK tidak memuat persyaratan mengenai kewajiban memiliki nomor pendaftaran pakan yang diterbitkan oleh Kementerian Pertanian untuk setiap pakan yang diadakan/diedarkan.
Permasalahan mengenai penyediaan pakan ternak yang tidak memenuhi persyaratan teknis minimum pada tahun anggaran 2015 telah menjadi temuan pemeriksaan sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI mengenai kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan dengan Nomor LHP : 24C/LHP/XVII/05/2015 tanggal 31 Mei 2016.

Atas temuan pemeriksaan tersebut, BPK RI merekomendasikan kepada Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mereview Peraturan Menteri Pertanian terkait standar mutu penyediaan pakan ternak ruminansia. Namun demikian, sesuai perkembangan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2016, rekomendasi tersebut belum selesai ditindaklanjuti.

Kepatuhan Peraturan Perundang-undangan Hal tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 19 Tahun 2009 tentang Syarat dan Tata Cara Pendaftaran Pakan Akibat Hal tersebut mengakibatkan penyediaan pakan konsentrat ruminansia di Provinsi Jawa Timur tidak memenuhi spesifikasi teknis dan standar mutu/ Persyaratan Teknis Minimal sebesar Rp 1.946.693.500,00,00.

Mengenai kasus ini, diharap agar segera melakukan langkah-langkah penyelidikan hukum terkait dengan adanya laporan pengaduan awal dan penemuan indikasi dugaan kerugian keuangan Negara dari hasil investigasi secara tuntas, tanpa tebang pilih bagi para oknum - oknum yang terkait kegiatan ini dan dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum. Lalu membentuk tim pencari fakta untuk melakukan penyelidikan sesuai dengan kewenangannya.

Menerapkan Hukum sesuai dengan ketentuan dan perataturan perundang-undangan dengan tetap konsisten terhadap setiap orang yang diduga ikut berperan terjadinya indikasi dugaan Korupsi. Dan segera memanggil dan memeriksa KPA, PPK Dinas Perternakan Provinsi Jawa Timur , Kontraktor Pelaksana, Konsultan Pengawas dan Konsultan Perencana…bersambung (Pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *