Ayah Jadilah Sahabat Bagi Anakmu

Hits: 17

Oleh : Hasneril

Kasubag Humas dan Protokoler Dprd Agam

Semua orang tua pasti sangat sayang dan cinta sama sang anak. Tapi sayangnya mungkin berbeda-beda cara, kalau ada yang tidak menaruh sayang sama buah hati mereka, itu perlu dipertanyakan ke jiwaannya.

Seorang anak butuh orang lain untuk berbagi, bercerita, bercanda dan berkeluh kesah, tentu orang tua lah yang tepat untuk berbagi atau curhat bagi anak. Yang namanya orang tua tentu sangat memahami tentang anak dan memiliki harapan -harapan tertentu terhadap anak. Bagi anak, mungkin berbagi segalanya dengan orang tua tidaklah hal yang biasa.

Sebab kita akan lebih mudah bersahabat dengan orang yang sebaya dengan kita. Namun dilain hal, tentunya akan lebih baik kalau orang tua bisa jadi sahabat buat anak-anaknya.

Anak yang kurang di perhatikan oleh orang tua, mereka akan merasakan bahwa hidupnya hampa, anak butuh dikasihi,butuh diperhatikan, bukan diberi apa yang dia minta.

Seorang ayah, harus jadikan dirimu sebagai cinta pertama anak perempuanmu. Jika seorang ayah tidak dekat dengan anak gadisnya, maka sang anak akan mencari perhatian kepada laki-laki lain,apabila itu terjadi akan berdampak pada kejiwaan anakmu.dan ini sudah banyak terjadi hampir rata-rata negatif semua.

Lain anak laki-laki,ajak lah dia sebagai temanmu, bawalah dia ke mesjid setiap waktu shalat datang,ajaklah dia setiap kamu ikut pengajian, ceritakan padanya arti sebuah berbagi, ajarin mereka cara sopan santun terhadap orang lain, berusahalah di depan mereka bahwa kamu sebagai ayah yang patut di contoh perilakumu , setiap waktu senggang ajak lah dia berdiskusi dan berbagi cerita tentang kehidupan masalalumu yang penuh lika-liku untuk menuju sukses.

Setiap anda bawa mereka keluar rumah mereka akan meniru sipatmu, mereka akan ingat apa yang kamu lakukan, mereka akan tiru sedikit-sedikit sipatmu, apabila sipat mu baik maka sipat anakmu akan baik apabila sipatmu buruk anakmu akan menyimpan kenangan itu dan suatu saat dia akan berpikir (dulu ayahku pernah juga begini) .

Sering-sering bertanya pada anak tentang sekolah, pulang kerja panggil lebih dulu nama anak yang paling besar berikut sampai yang terakhir, semua orang tua pasti lebih sayang pada anak yang paling kecil ,itu sering di lihat dalam kehidupan sehari-hari pasti anak yang bungsu lebih istimewa diperhatian.

“Mengapa anak harus dipanggil dari yang besar supaya anak tidak merasa dia dibeda-bedakan satu sama lain,orang tua harus berlaku adil terhadap anak, supaya nanti anak tidak menuntut keadilan.

Jangan pernah membandingkan mereka dengan anak yang lain, kalau itu terjadi sang anak akan merasa di rendahkan bagi yang kurang dan bagi yang sukses dia akan tumbuh kesombongan,tapi pujilah dia diwaktu dia tidak bersama yang lain dan berilah dia pengertian bagi yang belum berhasil.

Luangkanlah waktu mereka bisa berdiskusi, jangan serahkan mereka sepenuhnya pada sang guru, karena anak adalah asetmu, bukan aset guru ,kamulah yang akan menjaganya, kamu bisa masuk sorga karenanya dan kamu juga bisa masuk neraka karenanya.

Anggaplah anakmu sebagai sahabatmu untuk berbagi,untuk teman sejatimu.

Contoh Penulis punya anak dua pasang semua dianggap teman,mereka adik beradik sudah seperti berteman, habis shalat subuh berkumpul bersama -sama dengan anak-anak untuk saling berbagi, kalau pulang sore sampai dirumah panggil semua nama anak mulai dari yang besar sampai yang kecil, tanya satu-satu dalam keadaan tersenyum apa yang mereka kerjakan ,gimana disekolah ,apa kerja dirumah, puji mereka, terkadang sampai berebut ambilkan air minum untuk ayah, berangkat pagi semua wajib bersalaman untuk pamit. semua itu butuh proses untuk perilaku anak yang lebih baik.

Ajarkan atau ingatkan serta tuntunlah mereka untuk setiap habis shalat bisa mendoakanmu,mendoakan diri sendiri dan karib kerabatmu, supaya anak tetap berdoa untukmu, apabila di mulai dari usia sekolah InshaAllah jadilah dia anak yang diharapkan oleh ayah dan bunda untuk menjadi anak yang soleh dan soleha..yang akan mengkalungkan mahkota buatmu ayah bunda. Aamiiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *