Anggaran Ratusan Miliar Paket Preservasi Waru – Krian, Belum Memenuhi Spesifikasi

Hits: 14

Surabaya, Investigasi – Paket Pekerjaan Preservasi Rekonstruksi Jalan Waru – Sidoarjo – Krian dengan Anggaran Rp. 162 Miliar. Diduga dalam pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi teknis dan Gambar rencana.

Penanganan Kerusakan/lubang tidak langsung ditangani dalam rentang waktu yang telah ditentukan, sehingga titik – titik kerusakan jalan di ruas tersebut menjadi bertambah banyak dan besar kerusakannya.

Lingkup pekerjaan Paket tersebut yaitu, Rekonstruksi dan Pemeliharaan Rutin Jalan, Nilai total HPS Paket Rp. 162 Miliar, Sumber pendanaan SBSN Tahun Anggaran 2018 s/d 2019, Penandatanganan Kontrak 12 Oktober 2018 . Jenis Kontrak Tahun Jamak, Cara Pembayaran Harga Satuan dengan rincian sebagai berikut : Penanganan Di Tahun 2018, Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Volume 2,71 KM dan Pemeliharaan Rutin Jalan 65,32 KM.

Sedangkan di tahun 2019 ini direncanakan pekerjaan Rekonstruksi Jalan Volume 5,45 KM dan Pemeliharaan Rutin Jalan 62,58 KM Total 68,03 KM. Dalam Pelaksanaan Paket Pekerjaan Preservasi Rekonstruksi Jalan Waru – Sidoarjo – Krian, diduga tidak dilaksanakan sesuai dengan Syarat-Syarat Khusus Kontrak, dimana Penyedia harus menjaga kinerja jalan berdasarkan Indikator Kinerja Jalan.

Dari hasil investigasi di ruas jalan Arteri Barat Surabaya – Arteri Utara Surabaya – Legundi- Bunder-Sidoarjo. Banyak ditemukan titik – titik kerusakan jalan di beberapa lokasi yang masuk paket pekerjaan di Tahun 2019 belum ditangani.

Semisal di Ruas jalan Waru – Taman dengan panjang 4,61 kM. Pekerjaan Pemeliharaan Rutin & Rutin Kondisi ruas jalan Taman – Brimob mulai dari KM ( 11 + 310 – 15 + 920 ), Pekerjaan pelebaran jalan existing volume 1,3 KM dari KM ( 15 + 970 – KM 14 + 460 ).

Diduga kuat tidak dikerjakan sesuai dokumen kontrak, seperti kerusakan perkerasan dan bahu jalan di beberapa titik dibiarkan, penambalan lubang-lubang (patching) tidak sesuai aturan yang ada, tidak dilakukan perataan setempat (spot leveling) sehingga jalan semakin bergelombang. Dengan kondisi permukaan jalan yang begelombang tentu saja sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Seperti yang dituturkan Selamat pengendara sepeda motor, kita harus hati – hati mas bawa sepeda itu, karena jalannya banyak yang berlubang dan bergelombang antara, Brimob sampai Trosobo, bahkan ada beberapa pengendara sepeda motor sampai jatuh karena jalan yang bergelombang tersebut mas, ucap selamat.

Sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Marga dalam menangani kerusakan jalan dengan kontrak Long Segment sudah sangat jelas, kapan waktu untuk menangani kerusakan dimaksud, apalagi ruas Jalan Taman sampai Brimob masuk paket pekerjaan Long Segment Dan Rekonstruksi Jalan Tahun 2019 dengan volume 4,6 KM dari mulai KM 11+310 – 15+920, yang tentunya ada anggaran untuk menangani pekerjaan rutin tersebut.

Sebagaimana ini bisa terjadi dengan kondisi ruas jalan yang tidak masuk paket pekerjaan Long Segment Dan Rekonstruksi Jalan Tahun 2019.

Disisi lain, Pejabat Pembuat komitmen (PPK) 25 BBPJN 8, Waru – Sidoarjo – Krian, Nowo Tri Prajoko belum bisa di ruang kerjanya, dan tidak dapat dikonfirmasi. (Pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *